15 menit yang berharga

Hari ini saya diperingatkan oleh atasan saya. Perihal waktu sholat. Durasi waktu sholat. 15 menit. Tidak boleh lebih dari itu. Air mata saya menetes. Saya juga heran. Ada apa sih? Kenapa saya harus sedih?
Bukankah biasanya saya suka menunda” sholat. Atau bahkan terburu-buru. Menghadap penguasa langit, bumi dan galaksi ini dengan tergesa, bahkan pikiran melayang kemana. Baru saja, hanya hitungan hari saya bertekad sholat di awal waktu. Ada perihal semacam ini.
Wahai Dzat yang mengijinkan rasa sedih ini singgah di hati.
Wahai Dzat yang mengijinkan aku berdoa kepadaNya.
Wahai Dzat yang meletakkan iman dan ketenangan dalam hati.
Engkau sebaik-baiknya Penolong.
Engkau Raja di atas segala Raja.
Allah Yang Maha Pengampun lagi Penyayang.
Ampuni aku Tuhanku. Ampunilah aku yang kufur nikmatMu, kala leluasa waktu untuk beribadah.
KepadaMu aku mohonkan jalan keluar.

Aamiin

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: